Akibat Diguyur Hujan Debit Air Sungai Rongkong Meningkat Membuat Tanggul Jebol, Permukiman Warga Terendam Banjir

Berita115 Dilihat

Keterangan : foto kepala desa Lembang lembang saat duduk Di  Genangan Air Banjir….

CLS  NEWS.CO.id — Luwu Utara, — Akibat diguyur hujan, debit air sungai rongkong meningkat, dan meluap ke pemukiman warga, di Desa Lembang-lembang, Kecamatan Baebunta Selatan.

Kepala Desa Lembang-lembang (Arwis Ansar) saat Mengirimkan Info lewat Whatsapp — Menceritakan kronologis Kejadian Akibat banjir karena adanya tanggul swadaya masyarakat yang jebol dan rendanhnya volume tanggul sehingga itu yang mengakibatkan air meluap masuk ke pemukiman warga, tinggi air mencapai 0.50 cm Hingga 1.20 cm

Penyebab air sungai rongkong meluap itu akibat diguyur hujan deras sehingga debit air sungai rongkong meningkat dan mengakibatkan jebolnya tanggul swadanya masyarakat dibagian sebelah timur Dusun Balla Kajang, yang di buat pada bulan lalu,” Ucapnya Jum’at (29/3/2024).

Di beberapa titik ketinggian air yang merendam rumah warga ada yang mencapai hingga 150cm.

Air masuk ke pemukiman warga pada hari Senin tanggal 25 Maret sampai sekarang, ketinggian air mulai naik dari hari kamis kemarin sampai hari ini, serta ketinggian air yang menggenangi rumah warga mulai dari sekitar 50cm dan ada sebagian wilayah yang ketinggiannya mencapai 150cm,” jelas Arwis Ansar. Via Whatsapp Whatsapp  Tim Cls News.Co.id. Jumat 29)3/2024.

Selain merendam puluhan rumah warga, banjir di Desa Lembang-lembang juga rendam ratusan Hektare Lahan pertanian dan Perkebunan milik warga.

Total rumah yang terendam air sebanyak 70 unit rumah, dari dua dusun yakni dusun Balla Kajang dan Dadeko, dan ada sekitar 100 kepala keluarga yang terdampak, 3 Fasilitas umum diantaranya kantor Desa, Masjid serta sekolah dasar tergenang pada bagian halaman,” Sambungnya

Menurut keterangan dari Kepala Desa Lembang-lembang ada sekitar kurang lebih 20 KK yang mengungsi kerumah kelaurganya.

Banjir juga rendam lahan pertanian, dan perkebunan milik warga kurang lebih 250 haktare

Adapun komoditi yang terendam adalah tanaman jagung, kacang, Nilam, kakao dan kelapa sawit, sedangkan untuk tanaman jagung, kacang dan Nilam itu, hampir dipastikan tahun ini akan mengalami gagal panen,” Imbuhnya.

Selaku pemerintah Desa Lembang-lembang, Arwis Ansar berharap agar warganya dapat perhatian khusus dari pihak pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara.

Kami selaku pemerintah Desa berharap semoga ada perhatian khusus untuk masyarakat kami, serta kami berharap agar pihak pemerintah daerah, memberikan solusi terkait dengan jebolnya tanggul sungai rongkong di Desa Lembang-lembang ini,” Harapnya.

Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di rumah mereka masing-masing sambil memantau keadaan tutup Arwis Ansar.
Tim Cls  NEWS.Co.id.
HamzaH Hunter

Komentar